Tanjung Selor – Dalam rangka membentuk karakter peserta didik yang unggul secara spiritual dan intelektual, SMKN 2 Tanjung Selor menyelenggarakan kegiatan pesantren kilat selama tiga hari, mulai tanggal 25 hingga 27 Februari 2026. Mengusung tema “Membangun Generasi Madani yang Beradab dan Berilmu”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, serta semangat menuntut ilmu.
Pesantren kilat diikuti oleh siswa dan siswi beragama Islam dengan penuh antusias. Setiap pagi, kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat dhuha berjamaah sebagai bentuk pembiasaan ibadah sunnah dan penguatan kedisiplinan. Kegiatan ini menjadi fondasi dalam membangun pribadi yang beradab, yakni generasi yang menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai landasan dalam berpikir dan bertindak.
Selanjutnya, para peserta mengikuti ceramah agama yang disampaikan oleh para ustaz dan guru pembina. Materi yang diberikan tidak hanya membahas aspek ibadah, tetapi juga menekankan pentingnya akhlak, etika pergaulan, tanggung jawab sebagai pelajar, serta semangat mencari ilmu. Melalui kegiatan ini, siswa diarahkan untuk menjadi generasi madani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berbudi pekerti luhur.
Pada siang hari, seluruh peserta melaksanakan sholat dzuhur berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an bersama. Suasana kebersamaan dalam ibadah mencerminkan nilai persatuan, saling menghormati, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan sekolah.
Sejalan dengan semangat membangun generasi yang beradab dalam keberagaman, sekolah juga memfasilitasi kegiatan kerohanian bagi siswa dan siswi non muslim. Selama tiga hari, mereka mengikuti pembinaan rohani bersama pendeta di sekolah. Kegiatan ini diisi dengan doa bersama, pendalaman ajaran agama, serta pembinaan karakter. Hal ini menunjukkan bahwa pembentukan generasi madani tidak hanya berfokus pada satu kelompok, tetapi mencakup seluruh peserta didik dengan tetap menjunjung tinggi nilai toleransi dan saling menghargai.
Sebagai penutup, kegiatan pesantren kilat diakhiri dengan buka puasa bersama yang dihadiri oleh seluruh civitas akademika SMKN 2 Tanjung Selor yang beragama Islam. Momen ini menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang penuh makna.
Melalui pesantren kilat tahun 2026 ini, diharapkan lahir generasi madani yang beradab dalam sikap, berilmu dalam pemikiran, serta mampu mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam membentuk lulusan yang tidak hanya terampil di bidang kejuruan, tetapi juga kokoh dalam moral dan spiritual.